Sejarah Berkembangnya Pabrik Textil dan surutnya tenunan tradisional ATBM, namanya PT.Texmaco jaya PT.Texmaco yang berada di antara desa beji cokrah dan desa pedurungan kecamatan taman.
Pabrik textile PT.texmaco jaya yang dulunya bernama Jaya Perkasa atau sentral pemintalan benang, sekitar pada tahun 1960,masya rakat di sekitar pabrik tersebut, sangatlah mendukung untuk kinerja penghasilan andalan pemalang terutama didesa sekitarnya.
Pada era tahun 1960 an, banyak yang merekrut karyawan yang bersekolahkan SR atau sekolah rakyat,paling tinggi SD, karyawan yang bekerja terutama antara lain desa beji cokrah,Pedurungan dan sekitarnya menurut pengakuan warga di desa beji dulu memang ada perjanjian pihak perusahaan dengan warga setempat
Pada era tahun 1960 an, banyak yang merekrut karyawan yang bersekolahkan SR atau sekolah rakyat,paling tinggi SD, karyawan yang bekerja terutama antara lain desa beji cokrah,Pedurungan dan sekitarnya menurut pengakuan warga di desa beji dulu memang ada perjanjian pihak perusahaan dengan warga setempat
bekerja di texmaco, di era tahun 1977 sampai dengan tahun 1992,seiring perkembangan jaman tekmaco mulai memperluas pabrik sampai kewilayah jawa barat, karawang, subang, dan yang terakhir di timor timor yang sekarang bukan negara NKRI ini di prakarsai oleh 3 saudara yaitu: Sini Fhasan mari motto, washan,dan sini fhasan ghanesan, ke tiga saudara mereka dating adri India,dan mulai meniti karirnya di Indonesia yang pertama di pemalang,kemajuan sangat pesat mesin modern pun dipesanya dari luar negeri untuk menunjang moto dan mutu produksi,makanya tak heran masyarakat di daerah tersebut mulai meninggalkan , alat alat tenun tradisional ,alat etnunan tradisional ATBM alat tenun bukan mesin,hanya sebagian yang masih bertahan sampai sekarang yaitu desa wanarejan,mlaki yang masih memakai untuk home industry atau kerja sampingan .
Pada tahun 2000 texmaco mulai kesulitan pemasokan pesanan dari berbagai Negara,di smaping produk
unggulan yg di subang perkasa acecoris mobil yang banyak dikembaliakn oleh konsumen di berbagai Negara yang kalah saing dengan produk dari Negara lain,dan textile pun mulai ppasang surut,bahkan merosot dratis,sehingga akhir tahun sekitar 2001,karyawan yg mulai di rumahkan sampai menon aktifkan karyawan
unggulan yg di subang perkasa acecoris mobil yang banyak dikembaliakn oleh konsumen di berbagai Negara yang kalah saing dengan produk dari Negara lain,dan textile pun mulai ppasang surut,bahkan merosot dratis,sehingga akhir tahun sekitar 2001,karyawan yg mulai di rumahkan sampai menon aktifkan karyawan
Dari mulai alat tenun tradisional ke mesin mutahir,akhirnya kembali ke tradisional,exs dari karywan texmaco pun banyak yang merasa kesulitan mencari pabrik semacam texmaco, masyarakat akhirnya mulai kebali menggunakan tenunan tradisional,seperti Bp.Tarmidi tex mulai bermunculan lagi membuat industry kecil kecilan ATBM,yang ada di desa karang tuang ,taman,dan banyak lainya yg menggunakan tenunan tradisional.
Samapi sekarang tenunan ATBM,menjadi salah satu kerajinan yang bernilai tinggi.


6 komentar:
sekarang mesin texmaco jadi mesin tua dong??
ya begitulah....dulu pernah ada yang mau membeli pabrik tekmaco,sampe skrng gak ada kabar
halo
saya merasa miris dengan surut nya texmaco dikancah dunia pertextilan,saya pernah menjadi bagian di dalamnya
MIRIS,ortuku PHK gara" konspirasi busuk penjegalan texmaco dr pihax asing
posisi kantor texmaco yang di kerawang ini dimana sih? ada yang tau kah?
Posting Komentar